Sidang pleno ke-29 Dewan Pers di Denpasar, Bali, pada 17-19 Juli 1987 mengambil keputusan yang sangat signifikan. Sidang menekankan perlunya mendirikan pusat pendidikan pers. Untuk merealisasikan hal itu Dewan Pers menugasi Jakob Oetama, Dja’far H. Assegaff, dan Zulharmans. Ketiganya bersama anggota Dewan Pers yang lain lalu membentuk Yayasan Pers Dr. Soetomo pada 5 Februari 1988.

KKN BBK 7 UNAIR selama sebulan menghadirkan dampak nyata di Sobrah dan Mojoasem melalui program kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
